Sabtu, 07 Mei 2011

Eksekusi program

 4. Eksekusi program
          Saat eksekusi program, PLC men-scan program dari atas ke bawah, mengecek semua kondisi, dan mengeksekusi semua instruksi. Instruksi harus ditempatkan dengan tepat, misalnya data yang dikehendaki dipindahkan ke words sebelum words tersebut  digunakan sebagai operand instruksi. Ingat bahwa garis instruksi berakhir pada instruksi terminal sisi kanan, setelah itu baru mengeksekusi garis instruksi bercabang ke instruksi terminal yang lain.
          Eksekusi program semata-mata merupakan salah satu tugas yang dilakukan oleh PLC sebagai bagian dari waktu siklus.
Read more →

Instruksi Pemrograman

4. Instruksi Pemrograman
Terdapat banyak instruksi untuk memrogram PLC, tetapi tidak semua instruksi dapat digunakan pada semua model PLC. Instruksi  pemrograman dapat dikelompokkan sebagai berikut:
Klasifikasi menurut pengkodean mneumonik:
      • Instruksi dasar
      • Instruksi khusus

Klasifikasi menurut kelompok fungsi:
§  Instruksi sisi kiri (ladder)
§  Instruksi sisi kanan

Klasifikasi menurut kelompok fungsi:
§  Instruksi ladder
§  Instruksi kendali bit
§  Instruksi timer/counter
§  Instruksi geser bit
§  Instruksi sub routine
§  Instruksi ekspansi
Pada dasarnya, tingkat pemahaman pemakai PLC ditentukan oleh seberapa banyak instruksi yang telah dipahaminya. Oleh karena itu, untuk pemula berikut ini hanya dijelaskan beberapa instruksi saja. Untuk pendalaman lebih lanjut dapat mempelajari  manual pemrograman yang diterbitkan oleh pemilik merk PLC.
Read more →

Struktur Daerah Memori

  3. Struktur Daerah Memori
          Program pada dasarnya adalah pemrosesan data dengan berbagai instruksi pemrograman. Data disimpan dalam daerah memori PLC. Pemahaman daerah data, disamping pemahaman terhadap berbagai jenis instruksi  merupakan hal yang sangat penting, karena dari segi inilah intisari pemahaman terhadap program.
          Data yang merupakan operand suatu instruksi dialokasikan sesuai dengan jenis datanya. Tabel di bawah ini ditunjukkan daerah memori PLC CPM2A sebagai berikut:

Daerah Data
Channel/Words
Bit
IR
Daerah input
IR 000 s.d IR 009
IR 000.00 s.d IR 009.15
Daerah output
IR 010 s.d IR 019
IR 010.00 s.d IR 019.15
Daerah ‘kerja’
IR 020 s.d IR 049
IR 200 s.d IR 227
IR 020.00 s.d IR 049.15
IR 200.00 s.d IR 227.15
SR
SR 228 s.d SR 255
SR 228.00 s.d SR 255.15
TR
---
TR 0 s.d TR 7
HR
HR 00 s.d HR 19
HR 00.00 s.d HR 19.15
AR
AR 00 s.d AR 23
AR 00.00 s.d AR 23.15
LR
LR 00 s.d LR 15
LR 00.00 s.d LR 15.15
TIM/ CNT
TC 000 s.d TC 255

Tabel 12. Memory PLC
Read more →

Bahasa Pemrograman

2.   Bahasa Pemrograman
          Program PLC dapat dibuat dengan menggunakan beberapa cara yang disebut bahasa pemrograman. Bentuk program berbeda-beda sesuai dengan bahasa pemrograman yang digunakan. Bahasa pemrograman tersebut antara lain: diagram ladder, kode mneumonik, diagram blok fungsi, dan teks terstruktur. Beberapa merk PLC hanya mengembangkan program diagram ladder dan kode mneumonik.

1.     Diagram Ladder
Diagram ladder terdiri atas sebuah garis vertikal di sebelah kiri yang disebut bus bar, dengan garis bercabang ke kanan yang disebut rung. Sepanjang garis instruksi, ditempatkan kontak-kontak yang mengendalikan/mengkondisikan instruksi lain di sebelah kanan. Kombinasi logika kontak-kontak ini menentukan kapan dan bagaimana instruksi di sebelah kanan dieksekusi. Contoh diagram ladder ditunjukkan pada gambar di bawah ini.
Gambar 9. Contoh Diagram Ladder
Terlihat dari gambar di atas bahwa garis instruksi dapat bercabang kemudian menyatu kembali. Sepasang garus vertikal disebut kontak (kondisi). Ada dua kontak, yaitu kontak NO (Normally Open) yang digambar tanpa garis diagonal dan kontak NC (Normally Closed) yang digambar dengan garis diagonal. Angka di atas kontak menunjukkan bit operand.

2.     Kode Mneumonik
Kode mneumonik memberikan informasi yang sama persis seperti halnya diagram ladder. Sesungguhnya, program yang disimpah di dalam memori PLC dalam bentuk mneumonik, bahkan meskipun program dibuat dalam bentuk diagram ladder. Oleh karena itu, memahami kode mneumonik itu sangat penting. Berikut ini contoh program mneumonik:

Alamat
Instruksi
Operand
00000
LD
HR 01
00001
AND
0.01
00002
OR
0.02
00003
LD NOT
0.03
00004
OR
0.04
00005
AND LD

00006
MOV(21)



0.00


DM 00
00007
CMP(20)



DM 00


HR 00
Tabel 11. Contoh Program  Mnemonic

Read more →

Unsur - Unsur Program

1.   Unsur-Unsur Program
          Program kendali PLC terdiri atas tiga unsur yaitu: alamat, instruksi, dan operand.
          Alamat adalah nomor yang menunjukkan lokasi, instruksi, atau data dalam daerah memori. Instruksi harus disusun secara berurutan dan menempatkannya dalam alamat yang tepat sehingga seluruh instruksi dilaksanakan mulai dari alamat terendah hingga alamat tertinggi dalam program.
          Instruksi adalah perintah yang harus dilaksanakan PLC. PLC hanya dapat melaksanakan instruksi yang ditulis menggunakan ejaan yang sesuai. Oleh karena itu, pembuat program harus memperhatikan tata cara penulisan instruksi.
          Operand adalah nilai berupa angka yang ditetapkan sebagai data yang digunakan untuk suatu instruksi. Operand dapat dimasukkan sebagai konstanta yang menyatakan nilai angka nyata atau merupakan alamat data dalam memori.
Read more →

Istilah Operasi Dasar PLC

GLOSARY

ISTILAH
KETERANGAN
Alamat        
Nomor yang digunakan untuk mengidentifikasi lokasi data atau instruksi pemrograman pada memori atau untuk mengidentifikasi lokasi jaringan.
Bit     
Binary Digit; Angka biner 0 atau 1 yang mewakili keadaan sinyal listrik OFF atau ON.
Bit I/O
Bit dalam memori yang digunakan untuk menyimpan status I/O. Bit input mencerminkan status terminal input; bit output menyimpan status terminal output.
Bit Kerja
Bit pada daerah word kerja.
Blok Instruksi
Sekelompok instruksi yang berkait secara logika pada program diagram ladder. Instruksi blok logika mencakup seluruh garis instruksi yang interkoneksi satu dengan yang lain.
Blok Logika
Sekelompok instruksi yang terkait secara logika pada program diagram ladder dan yang memerlukan instruksi blok logika untuk mengaitkan dengan instruksi atau blok logika yang lain.


 Bus   
Jalur komunikasi yang digunakan untuk melewatkan data diantara unit-unit yang tersambung.
Bus Bar
Garis vertikal di sebelah kiri dan kadang-kadang di sisi kanan dari diagram ladder. Eksekusi instruksi melaju ke bawah bus bar yang mana ia merupakan titik awal untuk semua garis instruksi.
Coil   
Instruksi program ladder secara grafik yang mewakili instruksi output pada ruang logika ladder.
Completion Flag
Flag (tanda) yang digunakan oleh timer dan counter yang ON saat pewaktuan timer telah usai atau timer telah mencapai nilai setnya.
Counter       
Fungsi yang digunakan untuk mencacah berapa kali bit atau kondisi eksekusi berubah dari OFF ke ON.        
CPU   
Central Prossessing Unit; Chip pemroses yang mengen dalikan PLC.
Daerah DM
Daerah yang digunakan untuk menyimpan data word saja. Word pada daerah DM tidak dapat diakses bit per bit.
Daerah Memori      
Suatu daerah pada PLC yang digunakan untuk menyimpan data atau program.
Debug
Mode operasi PLC online untuk melacak kesalahan program.
Default        
Preset. Setting default adalah setting yang digunakan program kecuali diinstruksikan lain.
Diagram Ladder
Bentuk program sistem kendali berbasis relai yang menggunakan diagram untuk menunjukkan alur logika instruksi pemrograman.
Download    
Menstransfer program atau data dari komputer dengan level lebih tinggi atau komputer pemandu ke komputer dengan level lebih rendah, termasuk PLC.
EEPROM
Electricaly Erasable Programmable Read Only Memory; tipe ROM di mana data yang disimpan dapat dihapus dan dapat diprogram ulang.
EPROM
Erasable Programmable Read Only Memory; Tipe ROM di mana data yang disimpan dapat dihapus menggunakan sinar ultraviolet atau peralatan lain dan dapat diprogram ulang.
Error Log     
Dialog yang mendaftari riwayat kesalahan program yang sedang berlangsung.        
Flag
Bit pada daerah memori yang diset oleh sistem untuk menunjukkan beberapa tipe status operasi.
Force Reset
Proses meng-off-kan bit secara paksa melalui peralatan pemrogram. Bit umumnya di-off-kan sebagai hasil ekse-kusi program.
Force Set
Proses meng-on-kan secara paksa melalui peralatan pemrogram. Bit umumnya di-on-kan sebagai hasil eksekusi program.
Garis Instruksi
Sekelompok kontak yang terletak pada garis horisontal yang sama pada diagram ladder. Garis instruksi dapat bercabang memisah atau menyatu kembali untuk membentuk blok instruksi.
HR
Holding Relay; daerah memori yang menyimpan status bit selama daya terputus dan digunakan sebagai bit kerja dalam pemrograman.
Instruksi
Petunjuk yang diberikan dalam program yang menyuruh PLC beroperasi.
Instruksi Blok Logika



Instruksi yang digunakan untuk mengkombinasikan kondisi eksekusi yang dihasilkan dari blok logika dengan kondisi eksekusi yang sedang berlangsung. Kondisi eksekusi yang sedang berlangsung dapat merupakan hasil kondisi tunggal, atau blok logika yang lain. Instruksi blok logika ada dua yaitu AND LOAD dan OR LOA
HR
Holding Relay; daerah memori yang menyimpan status bit selama daya terputus dan digunakan sebagai bit kerja dalam pemrograman.
Instruksi
Petunjuk yang diberikan dalam program yang menyuruh PLC beroperasi.
Instruksi
Blok Logika
Instruksi yang digunakan untuk mengkombinasikan kondisi eksekusi yang dihasilkan dari blok logika dengan kondisi eksekusi yang sedang berlangsung. Kondisi eksekusi yang sedang berlangsung dapat merupakan hasil kondisi tunggal, atau blok logika yang lain. Instruksi blok logika ada dua yaitu AND LOAD dan OR LOAD.

Kesalahan Sistem
Kesalahan yang ditimbulkan oleh sistem, sebagai lawan dari kesalahan yang dihasilkan dari eksekusi instruksi yang ditetapkan untuk membangkitkan kesalahan.
Kode Fungsi 
Dua angka yang digunakan untuk memasukkan instruksi ke PLC.
Kondisi
Simbol yang ditempatkan pada garis instruksi untuk menunjukkan garis instruksi yang mengendalikan eksekusi untuk instruksi terminal. Tiap kondisi menentukan status bit dalam memori yang ditetapkan.
Kondisi Eksekusi
Status ON atau OFF saat instruksi dieksekusi. Kondisi eksekusi ditentukan oleh kombinasi logika dari kondisi-kondisi pada garis instruksi yang sama hingga instruksi dieksekusi.
Konfigurasi PLC
Susunan dan interkoneksi unit-unit yang diambil untuk membentuk PLC fungsional.
Konsol Pemprogram
Alat pemrogram PLC dalam bentuk portabel.
Kontak        
Instruksi program ladder secara grafik yang mewakili suatu input pada rangkaian logika ladder.
Link
Sambungan hardware dan software antara dua unit. Link dapat berarti bagian dari sambungan secara fisik antara dua unit atau sambungan software yang dibuat untuk data yang ada di tempat lain.
LR
Link Relay; daerah data yang digunakan untuk link data.
LSS
Ladder Support Software; nama software diagram ladder
Mneumonik  
Bentuk program diagram ladder yang terdiri atas daftar instruksi berurutan tanpa menggunakan diagram ladder.
Mode MONITOR
Mode operasi PLC dalam  operasi normal yang membe-baskan modifikasi data yang disimpan pada memori. Digunakan untuk memonitor dan debugging PLC.
Mode PROGRAM
Mode operasi yang membebaskan untuk memasukkan dan debugging  program, tetapi tidak memperbolehkan eksekusi program.
Mode RUN
Mode operasi yang digunakan PLC untuk beroperasi normal
NC
Normally Closed; Kontak yang menghubung sebelum dioperasikan dan tidak menghubung setelah dioperasikan.
NO
Normally Open; Kontak yang tidak terhubung sebelum dioperasikan dan menghubung setelah dioperasikan.
NOT  
Operasi logika yang membalik status operand. Misalnya AND NOT menunjukkan operasi AND dengan kebalikan status bit operand.
Offline
Keadaan pada komputer atau peralatan pemrogram yang tidak disambung fungsional ke PLC, meskipun mungkin tersambung secara fisik.
Online
Keadaan pada komputer atau peralatan pemrogram yang tersambung secara fongsional ke PLC sehingga kedua alat tersebut dapat berkomunikasi.
Operand      
Nilai yang ditetapkan sebagai data yang digunakan untuk instruksi. Operand dapat dimasukkan sebagai konstanta yang menyatakan nilai angka atau sebagai alamat untuk menyatakan lokasi pada memori data.
Output
Sinyal yang dikirim dari PLC ke peralatan luar.
Peralatan I/O
Peralatan yang disambung ke terminal I/O PLC. Peralatan I/O dapat merupakan bagian dari sistem kendali, jika fungsinya untuk membantu pengendalian peralatan lain, atau mereka dapat merupakan bagian dari sistem yang dikendalikan.
Peralatan Penunjang
Peralatan yang disambung ke sistem PLC untuk memori bantu operasi sistem. Peralatan penunjang meliputi printer, peralatan pemrogram, media penyimpan luar, dan sebagainya.
Port
Penyambung pada PLC atau komputer yang melayani penyambungan dengan peralatan luar.
PROM
Programmable Read Only Memory; tipe ROM yang dapat ditulisi program atau data oleh pemakai setelah dibuat oleh pabrik.
RAM  
Random Access Memory; Media penyimpanan data. RAM tidak mempertahankan data saat daya diputuskan.
Reset 
Proses meng-OFF-kan bit/sinyal atau merubah nilai PV (Present Value) suatu timer atau counter pada nilai set atau nol.
ROM  
Read Only Memory; Tipe penyimpan digital yang tidak dapat ditulisi. Chip ROM dibuat dengan program atau data yang disimpan di dalamnya dan tidak pernah dapat diubah.
Rung 
Satuan logika program ladder yang mencakup satu atau lebih baris atau kolom.
Scan
Proses yang digunakan untuk mengeksekusi program diagram ladder. Program dieksekusi berurutan dari awal hingga akhir dan tiap instruksi dieksekusi didasarkan pada kondisi eksekusi.
Sel    
Satuan dasar editor program yang berbentuk tabel yang menyimpan instruksi.
Self Diagnosis
Proses dimana sistem mengecek operasinya sendiri dan memberikan peringatan atau kesalahan jika ditemui ketidak normalan.
Set
Proses meng-on-kan bit atau sinyal.
Setup PLC
Sekelompok parameter operasi yang diset pada PLC dari peralatan pemrogram untuk mengendalikan operasi PLC.
Siklus
Satuan pemrosesan yang dilakukan CPU.
Sistem Kendali
Semua komponen hardware dan software yang digunakan untuk mengendalikan peralatan lain. Sistem kendali mencakup sistem PLC, program PLC, dan semua peralatan I/O yang digunakan untuk mengendalikan atau memperoleh umpan balik dari sistem yang dikendalikan.
Sistem PLC
PLC-PLC dalam satu blok, semua unit yang disambung kepadanya, tetapi tidak termasuk peralatan luar. Batasan sistem PLC adalah PLC dan program pada CPU-nya pada sisi yang lebih tinggi dan peralatan I/O pada sisi yang lebih rendah.
SR
Special Relay; daerah memori yang berisi flag dan bit/ word lain dengan fungsi khusus.
SSS
Sysmac Support Software; paket software yang dipasang pada komputer IBM PC/AT atau komputer kompatibel yang berfungsi sebagai alat pemrogram.
Subroutine
Sekelompok instruksi yang ditempatkan terpisah dari program utama dan hanya dieksekusi saat dipanggil dari program utama atau diaktifkan oleh interrupt.
SV
Set Value; nilai darimana counter memulai pencacahan turun, atau waktu darimana timer memulai pewaktuan.
Timer 
Fungsi yang digunakan untuk menghitung waktu mundur dari nilai set. Timer di-on-kan dan direset sesuai dengan kondisi eksekusinya.
Toolbar       
Panel yang terdiri atas tombol yang menampilkan tugas secara langsung saat diklik. Dalam software berbasis Windows, toolbar berperan sebagai alternatif pada perintah menu dan umumnya berisi fitur program yang digunakan secara umum.
TR
Temporarilly Relay; daerah data yang digunakan untuk menyimpan kondisi eksekusi sehingga mereka dapat di load kemudian untuk digunakan dengan instruksi lain.
Upload        
Mentransfer program atau data dari komputer dengan level lebih rendah, termasuk PLC ke komputer dengan level lebih tinggi atau komputer pemandu.
Windows
Sistem operasi komputer.
Read more →
 
 
Copyright © ilmu dasar elektronika
Designs By Bhambank Mbambong Blog